• gb3
  • Guru perempuan
  • Guru laki
  • New year 2025
  • Natal 24
  • New year 2025

Om Swastiastu! Selamat Datang di Website SMP NEGERI 2 GEROKGAK. Terimakasih atas kunjungannya!

Pencarian

Kontak Kami


SMP NEGERI 2 GEROKGAK

NPSN : 50100328

Jl.Seririt - Gilimanuk Desa Sumberkima Kec.Gerokgak Kab.Buleleng


info@smpn2gerokgak.sch.id

TLP : 03623361244


          

Jajak Pendapat

Bagaimana pendapat anda mengenai web sekolah kami ?
Sangat bagus
Bagus
Kurang Bagus
  Lihat

Statistik


Total Hits : 82214
Pengunjung : 44815
Hari ini : 15
Hits hari ini : 27
Member Online : 0
IP : 216.73.216.26
Proxy : -
Browser : Gecko Mozilla

Perlu Inovasi untuk Meningkatkan Minat Baca




Pada saat ini  minat  baca tidak lagi menjadi persoalan pribadi tetapi telah menjadi persoalan budaya, kultur masyarakat.  Masyarakat sekarang telah terbentuk dengan pola mendengar dan melihat saja. Fakta di lapangan bahwa banyak tayangan audio visual sangat diminati masyarakat. Sinetron atau film misalnya. Tanpa membacapun, penonton bisa memahami lakon tersebut walau menggunakan dialog berbahasa asing( tanpa teks terjemahan). Tayangan audio visual lebih dominan diminati dan dipilih masyarakat.

Akar permasalahannya, ada indikasi dalam masyarakat kini, baik dari kalangan bawah sampai kalangan masyarakat atas  bersifat praktis , ekonomis, dan konsumtif. Praktis, artinya mudah dijalani, tidak ribet bertele-tele. Ekonomis,dapat diartikan melakukan  beberapa kegiatan dalam waktu yang bersamaan sehingga hemat waktu. Konsumtif, maksudnya masyarakat lebih nyaman menjadi penikmat daripada menjadi pelaku.

 Di sisi lain, aktivitas baca  ( buku atau teks tulis) tidak mencermikan ketiga karakter tersebut. Aktivitas baca memerlukan alat peraga berupa buku atau teks tulis lain sehingga ada objek yang dibaca di depan mata. Tentu tidak bisa dilakukan sambil tutup mata .ataupun sambil lalu mengerjakan kegiatan lain. Hal ini menjadi ribet dan memerlukan persiapan  matang. Pada membaca ada tindakan sadar aktif mencurahkan perhatian pada objek baca sehingga pembaca adalah pelaku baca  dan tidak sekadar menikmati bacaan.

Dengan latar belakang itu, perlu inovasi  untuk meningkatkan minat baca masyarakat oleh pihak-pihak terkait. Inovasi itu ( melakukan perubahan untuk tujuan yang lebih baik) haruslah mencerminkan karakter yang disukai masyarakat tanpa mengabaikan nilai edukasi. Usaha-usaha nyata itu haruslah bersistem dan berkesinambungan. Oleh karena itu peran pemerintah sebagai pemegang kebijaksanaan  sangatlah penting . Peran pendidik ( guru) dalam pendidikan formal ataupun tutor pada sektor informal juga tidak kalah pentingnya.

Guru sebagai ujung tombak pendidikan semestinya sudah melakukan inovasi-inovasi pembelajaran pada peserta didik. Sehingga model-model pembelajaran pada siswa tidak lagi monoton dan menjenuhkan tapi sudah bervariasi dan menyenangkan. Guru bisa memanfaatkan teknologi yang sedang berkembang untuk meningkatkan minat baca siswa. Media yang menarik perhatian seperti Koran, Majalah, Surat, Komik,Televisi, DVD, Video Clip, Internet, SMS , You Tube, FB, IG, Tiktok, bahkan ebook sangat mungkin  dimanfatkan .




Share This Post To :

Kembali ke Atas

Artikel Lainnya :





   Kembali ke Atas