Spendura dilewati Api Porprov


Kirap Api Pekan Olahraga Provinsi Bali berada di kabupaten Buleleng mulai hari Minggu, 7 September 2025. Awal masuk kirab dari Kecamatan Tejakula pada pukul 16.30 Wita setelah menerima estafet kirab dari perbatasan Kabupaten Karangasem pada pukul 16.00. Selanjutnya obor Api Porprov menuju kota Singaraja dengan melewati Air Sanih, Kubutambahan, perkotaan Singaraja lalu tiba di Kantor Bupati Buleleng pada pukul 18.45 Wita. Selanjutnya Kirab Api Porprov istirahat di Singaraja selama satu malam.

Keesokan harinya, 8 September 2025 Kirab Api Porprov diberangkatkan lagi untuk diserahkan kepada perwakilan Kabupaten Jembrana. Mewakili Bupati Buleleng, Pelaksana Tugas (Plt). Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Buleleng, Dewa Made Sudiarta secara resmi melepas kirab Api Obor Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali XVI tahun 2025 menuju Kabupaten Jembrana, di Loby Atiti Wisma Kantor Bupati, Senin, (8/9).Start dari Kantor Bupati Buleleleng menuju Lovina, Seririt, Celukan Bawang, Gerokgak, Pura Pulaki, Pemuteran, lalu tiba di depan SMPN 2 Gerokgak sekira pukul 11.00 Wita. Tampak siswa-siswi OSIS Spendura menyambut api Porprov dengan antusias berderet di tepi jalan raya sambil mengibarkan bendera merah putih besar maupun kecil.

Adapun di perbatasan Kabupaten Buleleng dan Jembrana tampak panitia 2 kabupaten sedang melakukan seremonial serah terima Api Porprov XVI tahun 2025. Di pelataran Pura Bakung, Jembrana serah terima itu dilaksanakan. Para atlet pembawa obor kabupapen Buleleng yang berkostim merah hitam putih berhadapan dengan para atlet pembawa obor dari Kabupaten Jembrana. Usai penandatanganan berkas berita acara, obor Api Porprov sudah beralih tangan ke barisan atlet Jembrana yang berkostum kuning muda bawahan hijau lumut. Selanjutnya Obor Api Porprov dikirab disepanjang jalanan Jembrana dengan melewati Gilimanuk, Melaya, dan selanjutnya akan tiba di kota Negara.
Prosesi Kirab Api Obor merupakan tanda bahwa Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali XVI tahun 2025 resmi dimulai. Api suci ini diambil dari Kawah Gunung Batur, Bangli yang diyakini sebagai simbol kemurnian, sportivitas, serta tekad persatuan seluruh atlet dan masyarakat Bali.
Kirab api ini bukan sekedar prosesi simbol, melainkan sebuah ritual kebudayaan dan momentum penyatuan jiwa seluruh masyarakat Bali. Api yang lahir dari alam Bali membawa semangat "Lokahita Samodhaya" bersama menuju masa depan olahraga Bali yang gemilang.

"Api ini adalah nyala dari semangat para atlet, pelatih, official dan seluruh insan olahraga yang akan bertanding dengan menjunjung tinggi nilai kejujuran, kerja keras dan kehormatan," ucap Kadis Sudiarta.(https://bulelengkab.go.id)trisnaws
Share This Post To :
Kembali ke Atas
Berita Lainnya :
- Edukasi Bahaya Narkoba dan Bullying
- Horee...MBG Perdana!
- PAGI CERIA AWAL SEMESTER
- Kegiatan Tengah Semester Ganjil 2025/2026
- Sosialisasi dan Skrining Kesehatan oleh Puskesmas 2 Gerokgak
Kembali ke Atas
