• gb3
  • Guru perempuan
  • Guru laki
  • New year 2025
  • Natal 24
  • New year 2025

Om Swastiastu! Selamat Datang di Website SMP NEGERI 2 GEROKGAK. Terimakasih atas kunjungannya!

Pencarian

Kontak Kami


SMP NEGERI 2 GEROKGAK

NPSN : 50100328

Jl.Seririt - Gilimanuk Desa Sumberkima Kec.Gerokgak Kab.Buleleng


info@smpn2gerokgak.sch.id

TLP : 03623361244


          

Jajak Pendapat

Bagaimana pendapat anda mengenai web sekolah kami ?
Sangat bagus
Bagus
Kurang Bagus
  Lihat

Statistik


Total Hits : 82751
Pengunjung : 45149
Hari ini : 15
Hits hari ini : 66
Member Online : 0
IP : 216.73.216.7
Proxy : -
Browser : Gecko Mozilla

Sosialisasi Anti Perundungan dan Anti Kekerasan




Gerokgak, 2 November 2024, SMP Negeri 2 Gerokgak mengadakan kegiatan sosialisasi anti-bullying yang bertempat di aula sekolah. Kegiatan ini berhasil menarik perhatian 70 peserta yang terdiri dari siswa, guru, dan staf sekolah, yang semuanya antusias dalam mengikuti pemaparan yang disampaikan.

Materi sosialisasi disampaikan oleh I Made Wibawa, S.H, seorang tenaga ahli pendamping hukum dari Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Buleleng. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan secara mendalam mengenai pengertian bullying, yang tidak hanya terbatas pada tindakan fisik, tetapi juga mencakup bullying verbal dan sosial. Beliau menekankan pentingnya pemahaman mengenai berbagai jenis bullying, serta bagaimana perilaku ini dapat memengaruhi kesejahteraan mental dan emosional siswa yang menjadi korban. Beliau juga menjelaskan dampak jangka panjang dari bullying, yang dapat berujung pada masalah kesehatan mental seperti depresi dan kecemasan, serta bagaimana perilaku tersebut dapat mengganggu proses belajar di sekolah.

Dalam sesi interaktif, siswa diberikan kesempatan untuk berbagi pengalaman dan bertanya mengenai situasi yang mungkin mereka hadapi. I Made Wibawa menjawab pertanyaan siswa dengan penuh perhatian, memberikan solusi dan cara yang tepat untuk menangani situasi bullying yang mungkin terjadi di sekitar mereka. "Penting bagi kita semua untuk berani berbicara dan melaporkan jika melihat atau mengalami bullying. Dengan melakukannya, kita tidak hanya melindungi diri kita sendiri tetapi juga teman-teman kita," ujarnya.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari Koordinator Sekolah Ramah Anak (SRA) SMP Negeri 2 Gerokgak, Ibu Aprilia Dewi Anggriadani, S.Pd. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa sosialisasi anti-bullying adalah langkah penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh siswa. "Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal bagi siswa untuk lebih memahami dan menghindari perilaku bullying, sehingga terwujud sekolah yang benar-benar ramah anak. Edukasi tentang bullying sangat penting untuk menghindari dampak negatif yang lebih besar di masa depan," ujarnya.

Ibu Aprilia juga menambahkan bahwa sekolah memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa setiap siswa merasa aman dan dihargai. Oleh karena itu, sosialisasi ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa empati dan kepedulian antar siswa, serta membentuk budaya saling menghormati di lingkungan sekolah.

 

Pembantu Waka Kesiswaan, I Gusti Komang Arta Wijaya, S.Pd, juga memberikan komentar terkait kegiatan ini. "Sosialisasi ini sangat penting bagi kita semua. Melalui pemahaman yang lebih baik tentang bullying, kita dapat menciptakan suasana yang lebih positif di sekolah. Setiap siswa harus merasa aman untuk bersekolah tanpa takut menjadi korban bullying," katanya. "Kami mendorong semua siswa untuk aktif terlibat dalam menciptakan lingkungan belajar yang saling mendukung dan menghargai."

Selama kegiatan berlangsung, para siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi dengan aktif bertanya dan berdiskusi mengenai materi yang dipaparkan. Banyak di antara mereka yang mengungkapkan keinginan untuk lebih memahami cara melindungi diri sendiri dan teman-teman mereka dari perilaku bullying.

 

Kegiatan sosialisasi ini menjadi langkah nyata SMP Negeri 2 Gerokgak dalam mengantisipasi perilaku bullying di sekolah, mendukung terciptanya generasi yang saling menghargai, serta menjaga kedamaian di lingkungan sekolah. Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan siswa dapat lebih peka terhadap perilaku bullying dan bersama-sama berkontribusi dalam menciptakan suasana belajar yang positif dan inklusif. (mjr)



Share This Post To :




Kembali ke Atas


Berita Lainnya :





   Kembali ke Atas