• gb3
  • Guru perempuan
  • Guru laki
  • New year 2025
  • Natal 24
  • New year 2025

Om Swastiastu! Selamat Datang di Website SMP NEGERI 2 GEROKGAK. Terimakasih atas kunjungannya!

Pencarian

Kontak Kami


SMP NEGERI 2 GEROKGAK

NPSN : 50100328

Jl.Seririt - Gilimanuk Desa Sumberkima Kec.Gerokgak Kab.Buleleng


info@smpn2gerokgak.sch.id

TLP : 03623361244


          

Jajak Pendapat

Bagaimana pendapat anda mengenai web sekolah kami ?
Sangat bagus
Bagus
Kurang Bagus
  Lihat

Statistik


Total Hits : 82759
Pengunjung : 45149
Hari ini : 15
Hits hari ini : 74
Member Online : 0
IP : 216.73.216.7
Proxy : -
Browser : Gecko Mozilla

Sosialisasi Jaksa Masuk Sekolah : Membangun Kesadaran Hukum di Kalangan Remaja SMPN 2 Gerokgak




Gerokgak, 29 Oktober 2024 – SMPN 2 Gerokgak menyelenggarakan kegiatan "Jaksa Masuk Sekolah" dengan tujuan meningkatkan kesadaran hukum di kalangan siswa, khususnya dalam menghadapi tantangan dan risiko pelanggaran yang sering dihadapi oleh remaja. Bertempat di ruang laboratorium IPA, acara ini menghadirkan sosialisasi tentang peran kejaksaan dan berbagai topik hukum yang relevan dengan kehidupan remaja.

Seluruh anggota OSIS, ketua kelas, dan guru pembina dari SMPN 2 Gerokgak turut hadir dalam acara yang menghadirkan Pak Chandra Andhika Nugraha, S.H., sebagai pembicara utama. Dengan pengalaman dan pemahaman yang mendalam di bidang hukum, Pak Chandra menyampaikan sejumlah materi penting yang relevan dengan kehidupan remaja, di antaranya adalah peran jaksa, pentingnya penegakan hukum, serta bahaya kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkotika.

Menggali Peran Jaksa dan Kenakalan Remaja

Dalam paparannya, Pak Chandra menjelaskan secara mendalam peran jaksa di masyarakat, yaitu sebagai pejabat hukum yang berfungsi memastikan pelanggaran hukum ditangani sesuai peraturan yang berlaku. Ia menguraikan fungsi kejaksaan dalam menjaga ketertiban dan mengayomi masyarakat. Melalui pemahaman ini, siswa diperkenalkan pada bagaimana hukum berperan dalam menjaga hak dan kewajiban setiap orang.

Lebih jauh, beliau mengangkat isu-isu kenakalan remaja yang kerap menjerat kalangan muda, mulai dari perkelahian, pencurian, hingga penyalahgunaan narkoba. Pak Chandra menekankan bahwa tindakan-tindakan tersebut bukan hanya melanggar norma sosial, tetapi juga memiliki konsekuensi hukum yang serius. Ia menjabarkan pasal-pasal yang mengatur berbagai pelanggaran tersebut, lengkap dengan sanksi yang dapat dikenakan pada pelaku, sehingga siswa dapat memahami bahwa setiap tindakan memiliki dampak hukum.

Pembahasan Faktor Penyebab dan Pencegahan

Tidak hanya membahas tindakan dan konsekuensinya, Pak Chandra juga mengupas faktor-faktor yang mendorong remaja melakukan pelanggaran, seperti tekanan teman sebaya, pergaulan yang kurang sehat, serta pengaruh media sosial. Ia mengajak para siswa untuk lebih selektif dalam memilih teman dan aktivitas, mengingat pengaruh besar lingkungan dalam pembentukan karakter dan perilaku seseorang.

Sebagai langkah preventif, Pak Chandra mengedukasi para siswa mengenai cara menghindari tindakan pelanggaran hukum dengan mengutamakan pergaulan yang sehat, menghindari narkotika, serta memahami pentingnya memiliki prinsip yang kuat. Khususnya terkait bullying, ia menekankan bahwa membangun lingkungan yang saling mendukung adalah langkah penting untuk mencegah tindakan perundungan, baik sebagai pelaku maupun korban. Melalui pemilihan pergaulan positif, siswa diharapkan dapat membangun kekuatan mental yang diperlukan untuk menghadapi berbagai tekanan yang mungkin dihadapi.

Harapan dan Dampak Kegiatan Sosialisasi

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, pihak sekolah berharap siswa-siswi SMPN 2 Gerokgak dapat lebih memahami pentingnya menjauhi tindakan negatif serta memiliki kesadaran hukum yang tinggi. Kepala SMPN 2 Gerokgak, I Putu Swarjana, S.Pd mengungkapkan bahwa sosialisasi ini menjadi langkah awal bagi para siswa untuk membangun masa depan yang lebih baik dan lebih tertib, dengan pemahaman bahwa hukum bukanlah ancaman, melainkan pelindung bagi hak setiap individu.

Secara keseluruhan, acara sosialisasi ini mendapat apresiasi positif dari para peserta. Melalui pendekatan yang interaktif dan informatif, Pak Chandra berhasil membangun dialog yang terbuka dengan siswa, sehingga mereka lebih mudah menyerap pesan yang disampaikan. Diharapkan, pengetahuan hukum yang didapat akan menjadi pedoman bagi siswa dalam bertindak dan bersikap selama masa remaja serta menjadi bekal berharga dalam menjalani kehidupan yang lebih bertanggung jawab.



Share This Post To :




Kembali ke Atas


Berita Lainnya :





   Kembali ke Atas